WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin selama dua tahun terakhir ini tercatat aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, mengungkapkan kondisi ini tak lepas dari faktor cuaca yang relatif bersahabat.
Musim kemarau 2024 hingga 2025 tidak berlangsung ekstrem, bahkan tahun ini tergolong kemarau basah karena hujan masih kerap turun.
Baca Juga Rumah di Banjarmasin Selatan ini Miring, BPBD Beberkan Penyebabnya
“Berdasarkan data kami, dari 2024 hingga masa transisi menuju musim penghujan tahun ini, tidak pernah terjadi kebakaran lahan di Banjarmasin,” jelas Husni, Kamis (28/9/2025).
Selain faktor cuaca, langkah antisipasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga ikut berperan besar.
Operasi modifikasi cuaca yang dilakukan sejak awal berhasil mencegah potensi kebakaran meluas.
“Biasanya penanganan dilakukan setelah kejadian. Tahun ini berbeda, pencegahan dilakukan lebih dulu. Itu yang membuat potensi kebakaran semakin kecil,” tambahnya.
Meski begitu, Husni tak menampik karhutla masih muncul di wilayah sekitar, seperti Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Namun skalanya kecil sehingga tidak berdampak kabut asap ke Banjarmasin.
Sebagai perbandingan, pada 2023 lalu Banjarmasin sempat mengalami 41 titik kebakaran lahan, sebagian besar berada di kawasan perbatasan.
“Meski tergolong kecil, jumlah tersebut terhitung cukup tinggi dan membutuhkan kesiapsiagaan personel di lapangan,” ungkap Husni.
Tak hanya karhutla, bencana lain juga sempat menghantam Banjarmasin di 2023, terutama angin puting beliung.

