Peralatan Usang & Anggaran Seret, BLK Kalsel Curhat ke Komisi IX DPR: “Ribuan Peserta Terpaksa Ditolak!”

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke Balai Latihan Kerja (BLK) Kalimantan Selatan membuka fakta mengejutkan: sebagian besar peralatan pelatihan sudah usang dan anggaran yang tersedia jauh dari cukup untuk menampung tingginya minat peserta.

Kepala BLK Kalsel, Dr. Fatmasari Said, mengungkapkan harapannya agar kunjungan ini benar-benar membawa angin segar dalam bentuk peningkatan anggaran maupun bantuan pusat.

“Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi kedatangan Komisi IX DPR RI. Mudah-mudahan apa yang kami ajukan melalui proposal bisa betul-betul terpenuhi,” ujarnya, Sabtu (27/9/2025).

Dr. Fatma membeberkan bahwa banyak peralatan pelatihan sudah berusia puluhan tahun dan tidak sesuai lagi dengan kebutuhan industri modern.

“Mesin bubut, misalnya, itu sudah sangat lama, mungkin 20 tahun. Kami sangat butuh upgrade,” tegasnya.

Selain itu, BLK Kalsel kini juga membuka program baru seperti barista, barber, hingga boga. Sayangnya, fasilitas untuk program kekinian tersebut masih sangat minim.

Tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan tidak sebanding dengan kapasitas yang tersedia.