Langkah Bersejarah di Shanghai
Catatan waktu 6 menit 47,40 detik yang mereka raih menjadi simbol kemenangan dan kebanggaan Indonesia. Ali dan Rafiq mampu menempel ketat juara dari China, menunjukkan bahwa kualitas atlet Indonesia kini mampu bersaing hingga ke level tertinggi.
Pelatih kepala rowing Indonesia, Muhammad Hadris, menyebut pencapaian ini sebagai sejarah pertama medali di level senior yang sangat membanggakan dan diharapkan menjadi motivasi untuk prestasi selanjutnya.
Masa Depan Cerah Dayung Indonesia
Kemenangan ini bukan sekadar medali semata, tapi juga merupakan bukti bahwa program pembinaan atlet di Indonesia berjalan dengan baik. Prestasi ini membuka peluang besar bagi atlet-atlet muda yang tengah menjalani pelatihan untuk menatap event-event besar seperti SEA Games 2025 dan Olimpiade 2028.
Selain itu, keberhasilan di Kejuaraan Dunia juga menambah kepercayaan diri serta membangkitkan semangat nasional dalam mengembangkan olahraga dayung ke level yang lebih tinggi.
Dukungan Berkelanjutan Jadi Kunci
Untuk menjaga dan meningkatkan prestasi, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan, mulai dari pemerintah melalui Kemenpora, PB PODSI, hingga masyarakat luas. Investasi dalam fasilitas latihan, pelatihan berkualitas, dan turnamen internasional menjadi faktor penentu keberhasilan yang berkelanjutan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

