Pencurian Meteran Air Marak, PDAM Batola Cabang Alamanda Terbitkan Imbauan ini

WARTABANJAR.COM, MARABAHAN- Pencurian sambungan meter air milik pelanggan PDAM di wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola) mulai kembali marak sehingga meresahkan.

Bahkan baru-baru ini, jagat maya di Kalimantan Selatan (Kalsel) dihebohkan dengan adanya video rekaman CCTV dua orang pria mencuri meteran air di depan sebuah ruko di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.

Dalam video yang terekam CCTV itu, aksi pencurian meter air terjadi pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 04.30 WITA.

Belakangan terungkap juga fakta yang cukup mencengangkan, yaitu pada hari yang sama diketahui ada belasan sambungan atau meter air hilang, diduga dilakukan oleh orang yang sama.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh PDAM Batola Cabang Alalak Mandastana (Alamanda) pada hari yang sama tercatat ada 11 meter air milik pelanggan yang dicuri khususnya wilayah Alamanda.

Terkait hal ini pula, PDAM Batola lalu mengeluarkan imbauan kepada pelanggan agar mewaspadai aksi pencurian meteran air ini.

Selebaran imbauan waspada terhadap aksi pencurian meteran air dari PDAM Barito Kuala. Foto: istimewa

Imbauan itu berupa flyer atau selebaran yang banyak tersebar di berbagai grup WhatsApp maupun media sosial lainnya.

Ada tiga poin yang disampaikan melalui selebaran tersebut, yakni:

  1. Masyarakat diimbau selalu bersikap waspada dan jangan mudah percaya
  2. Petugas PDAM tidak mencabut atau mengganti meteran air pada malam hari, sehingga jika ada yang melakukannya saat malam maka patut dicurigai sebagai aksi pencurian
  3. Apabila menemui petugas yang mencurigakan, segera hubungi Call center PDAM Cabang Alalak di nomor 08121895444

Keberadaan imbauan itu dibenarkan oleh Kepala PDAM Batola Cabang Alamanda, Buyung Irawan, Jumat (26/9/2025).

BACA JUGA: GEGER! Rumah Ambruk di Sungai Andai Banjarmasin, BPBD Turun Tangan Lakukan Pendataan

“Ya, kami sudah membuat imbauan dan membagikannya, agar masyarakat waspada terhadap pencurian meteran air,” ujarnya.