BANJARMASIN, WARTABANJAR.COM – Suasana khidmat menyelimuti Lapas Kelas IIA Banjarmasin atau yang akrab dikenal Lapas Teluk Dalam, Rabu (24/9/2025). Ratusan warga binaan berbaur dengan petugas lapas dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, yang dipusatkan di Masjid Baabut Taqwa.
Sejak pagi, lantunan ayat suci Alquran menggema, disambung dengan salawat dan zikir bersama. Puncak acara diisi tausiyah penuh makna dari ulama karismatik, Guru H. Muhammad Rasyid Ridha, yang mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah.
Tak hanya warga binaan, puluhan pegawai Lapas juga turut larut dalam suasana religius. Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan kegiatan ini rutin digelar tiap tahun sebagai sarana memperkuat iman sekaligus mempererat kebersamaan.
“Peringatan Maulid ini menjadi momentum agar kita semua, termasuk warga binaan, mampu mengambil teladan dari Rasulullah. Harapannya, setelah bebas nanti mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.
Antusiasme warga binaan tampak jelas. Mereka mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh kesungguhan, mulai dari zikir, doa bersama, hingga menyimak tausiyah. Banyak di antara mereka yang mengaku mendapat motivasi baru untuk memperbaiki diri.
Peringatan Maulid di balik jeruji besi ini menjadi bukti bahwa semangat religius tak pernah padam, bahkan justru menjadi penyemangat bagi para napi untuk melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.(Wartabanjar.com/Frans)
editor: nur muhammad
