Napak Tilas Sejarah, Pemko Banjarmasin Ziarah ke Makam Sultan Suriansyah

Kedua, menegaskan tanggung jawab bersama dalam menjaga situs budaya seperti makam Sultan Banjar pertama tersebut.

“Kondisi kompleks makam ini harus jadi perhatian. Selain memiliki nilai sejarah, tempat ini juga punya potensi besar sebagai wisata budaya,” tegas Yamin

“Ke depan, kami ingin memastikan perawatan dilakukan serius karena ini simbol kerajaan sekaligus cikal bakal berdirinya Banjarmasin,” lanjutnya.

Prosesi ziarah tahun ini juga terasa berbeda. Rombongan Wali Kota dan pejabat menuju lokasi dengan speed boat menyusuri sungai. Cara ini, kata Yamin, menjadi simbol penguatan identitas Banjarmasin sebagai kota sungai.

“Kami ingin mengingatkan warga bahwa sungai adalah jantung kota. Dengan speed boat, kita menegaskan sungai harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebagai pusat budaya serta destinasi wisata. Kota Seribu Sungai ini harus tetap indah dan nyaman,” jelasnya.

Tak hanya doa dan tabur bunga, suasana ziarah juga semakin hidup dengan partisipasi masyarakat sekitar yang ikut larut dalam peringatan. (Wartabanjar.com/Ramadan)

Editor Restu