Menurut Tumbur, mitigasi risiko bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan strategi penting untuk memastikan pelayanan yang aman, transparan, dan profesional.
“Tujuannya untuk memberikan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. Mitigasi ini harus dipahami seluruh petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia Dishub Tabalong dalam menyusun dokumen, memahami regulasi, serta menjalankan tugas sesuai aturan hukum.
“Kami harap melalui kegiatan ini ada peningkatan kualitas SDM di bidang perhubungan,” tambahnya.
Dengan semangat Harhubnas 2025, Dishub Tabalong menegaskan komitmennya menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan transportasi publik yang aman, tertib, dan terpercaya.(wartabanjar.com/HRD)
editor: nur muhammad







