Meski demikian, performa Sainz tetap patut diapresiasi. Ia menjadi satu-satunya pembalap non-Red Bull yang mampu mendekati catatan Verstappen dalam dua seri terakhir. Hasil ini juga menjadi sinyal bahwa Williams mulai bangkit setelah beberapa musim terpuruk.
Dengan start dari posisi kedua, peluang Sainz untuk mencetak podium di GP Azerbaijan terbuka lebar. Apalagi Sirkuit Baku dikenal sering menghadirkan kejutan dengan layout jalanan kota yang sempit dan rawan insiden. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







