USGS juga mencatat beberapa gempa susulan dengan magnitudo hingga 5,8. Versi otoritas Rusia sedikit berbeda: cabang layanan geofisika menyebut magnitudo awal 7,4, sementara Kementerian Darurat Rusia merilis angka 7,2.
Meski berbeda, otoritas setempat menegaskan seluruh layanan darurat berada dalam kondisi siaga penuh.
Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov, langsung merespons dengan menenangkan warganya.
“Pagi ini sekali lagi menguji ketangguhan warga Kamchatka. Saat ini belum ada laporan kerusakan. Saya meminta semua orang tetap tenang,” tulisnya di Telegram.
Pemerintah daerah juga memastikan inspeksi cepat terhadap fasilitas umum dan bangunan perumahan segera dilakukan.
Semenanjung Kamchatka merupakan bagian dari Cincin Api Pasifik, salah satu wilayah tektonik paling aktif di dunia. Gempa besar bukanlah hal baru di kawasan ini. Pada Juli lalu, gempa magnitudo 8,8 sempat memicu tsunami yang menghantam desa-desa pesisir dan mengeluarkan peringatan hingga ke Alaska dan Jepang.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







