Namun demikian, kesiapan masing-masing daerah akan menjadi penentu jumlah peserta yang berpartisipasi. Saat ini pihak provinsi tengah mengintensifkan koordinasi dengan dinas PUPR kabupaten/kota agar dapat mengirimkan perwakilan tukang terbaiknya.
“Kami mengimbau kepada seluruh kabupaten/kota untuk mulai mempersiapkan tenaga tukangnya. Ini bukan sekadar lomba, tapi ajang peningkatan kapasitas SDM di bidang konstruksi,” ungkapnya.
Untuk pelaksanaan kegiatan, lomba tukang ini direncanakan akan dipusatkan di Kantor Dinas PUPR Provinsi Kalsel. Namun, lokasi masih bersifat tentatif dan akan disesuaikan berdasarkan hasil koordinasi lebih lanjut dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah Kalimantan.
Di internal Dinas PUPR Provinsi, persiapan sudah dimatangkan dengan dukungan penuh dari seluruh bidang dan seksi.
“Semua bidang dan staf kami terlibat aktif untuk menyukseskan kegiatan ini. Ini menjadi momen penting untuk membangkitkan semangat kerja dan kompetensi para tukang di Kalimantan Selatan,” jelas Maknawarah.
Melalui lomba ini, Dinas PUPR Kalsel berharap para tukang yang terlibat tidak hanya bersaing, tetapi juga mendapatkan pembelajaran dan wawasan baru mengenai standar kerja konstruksi yang aman, efisien, dan berkualitas.
“Kami ingin ajang ini menjadi bagian dari peningkatan profesionalisme tukang, sekaligus membuka peluang mereka untuk naik level ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Harapannya, seluruh kabupaten/kota bisa turut ambil bagian,” tutup Maknawarah. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







