WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Jumlah musibah kebakaran di Kota Banjarbaru menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan.
Hingga pertengahan September 2025, tercatat sudah terjadi 10 kasus kebakaran, mendekati total insiden sepanjang tahun 2024.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Pemko Banjarbaru, Syafrullah, mengungkapkan angka tersebut menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait instalasi listrik di rumah.
“Tahun lalu sampai Desember hanya tercatat 11 kasus. Sekarang, baru bulan September saja sudah 10 kasus. Ini patut diwaspadai,” ujarnya saat ditemui, Senin (15/9/2025) siang.
Dari sejumlah kejadian yang terjadi, korsleting listrik masih menjadi penyebab dominan.
Syafrullah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan perangkat elektronik di rumah, terutama yang berisiko menyebabkan lonjakan arus listrik.







