WARTABANJAR.COM, BARABAI – Rapat paripurna DPRD Hulu Sungai Tengah (HST), Kamis (11/9/2025), mendadak jadi sorotan. Pasalnya, Bupati HST, Samsul Rizal resmi memaparkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 yang nilainya bikin mata melirik: Rp 2,27 triliun!

Meski besar, RAPBD 2026 tetap berpedoman pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 karena aturan terbaru dari pusat belum turun. Dengan nada optimistis, Bupati menegaskan anggaran ini diarahkan penuh untuk mendukung visi besar daerah: HST Religius, Sejahtera, dan Bermartabat.

Pendapatan Naik, Tapi Masih Defisit

Dalam proyeksi 2026, pendapatan daerah diperkirakan Rp 1,93 triliun, meningkat dibanding target APBD 2025 yang hanya Rp 1,67 triliun.

PAD: Rp 258,30 miliar (turun tipis 0,45%)

Pendapatan transfer: Rp 1,66 triliun (naik 18%)

Lain-lain pendapatan sah: Rp 8,32 miliar

Namun, di balik kenaikan pendapatan itu, defisit tetap menghantui. Belanja daerah ditetapkan Rp 2,27 triliun, lebih tinggi Rp 342,96 miliar dari total pendapatan. Defisit ini rencananya ditutup lewat pembiayaan daerah.

Bupati menegaskan keterbatasan anggaran tak boleh jadi alasan menghentikan pembangunan.

“Kami optimistis dengan sinergi pemerintah dan DPRD, target pembangunan tetap tercapai. Masukan dari dewan tentu sangat kami butuhkan,” ujar Samsul Rizal penuh keyakinan.

Ia berharap pembahasan RAPBD bisa tuntas tepat waktu tanpa hambatan berarti.

Rapat paripurna ini dihadiri pimpinan dan anggota DPRD HST, Sekda, pejabat struktural, hingga tamu undangan lain.(wartabanjar.com/Adew)

editor: nur muhammad