WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, digegerkan dengan kasus pembunuhan berdarah di Jalan Ir PHM Noor, Gang 4. Pelaku bernama SAA (30) akhirnya berhasil diamankan polisi setelah menusuk seorang pria hingga tewas pada Rabu (10/9/2025).

Korban diketahui bernama Misran, yang meregang nyawa akibat tusukan senjata tajam (sajam) di bagian perut.

Kronologi Pertikaian

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Iptu Indra Permadi, menjelaskan insiden bermula saat korban mendatangi pelaku di lokasi kejadian. Keduanya sempat terlibat adu mulut.

“Korban sempat mengolok-olok pelaku, tapi saat itu pelaku masih bisa menahan emosi,” ujar Indra, Kamis (11/9/2025).

Namun situasi makin panas ketika korban memaksa meminjam sepeda motor pelaku. Penolakan SAA membuat dirinya naik pitam.

“Pelaku kemudian mencabut sajam yang selalu dibawanya, lalu menusuk korban satu kali di bagian perut,” jelas Indra.

Usai ditusuk, korban berlari sekitar 50 meter sebelum terkapar di depan rumah warga. Relawan emergency sempat mengevakuasi korban ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Diserahkan Keluarga

Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri ke rumah keluarganya di Banjarbaru. Dalam pelariannya, ia sempat membuang senjata tajam yang digunakan ke arah Jembatan Basirih.

Tim gabungan dari Polsek Banjarmasin Barat, Jatanras Polresta Banjarmasin, dan Resmob Polda Kalsel kemudian melakukan pengejaran.

“Berkat pendekatan persuasif dengan pihak keluarga, akhirnya pelaku diserahkan secara sukarela ke Polsek Banjarmasin Barat,” tutur Indra.

Kini, SAA resmi ditahan dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP Jo 351 Ayat 3 KUHP tentang pembunuhan.

“Pelaku sudah diamankan dan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,” tegas Indra.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kriminal di Banjarmasin yang dipicu persoalan sepele namun berujung maut.(Wartabanjar.com/Iqnatius)

editor: nur muhammad