Banjir Bandang Terjang Bali, 2 Orang Dilaporkan Tewas Terseret Arus

Lihat Juga :

Daftar Korban Hilang dan Tewas Imbas Banjir Bandang NTT, Ada 2 Bayi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jenazah ditemukan warga di rawa, tidak jauh dari tempat dia hanyut,” kata Kepala Desa Pengambengan Kamaruzzaman, saat ditemui di lokasi.

Oleh petugas, jenazah perempuan yang sedang hamil dua bulan ini dibawa ke Puskesmas Pengambengan.

Sebelumnya, Nita yang hendak pulang ke Dusun Kumbading dari Dusun Munduk, Desa Pengambengan dengan dibonceng sepeda motor oleh Bilal Ramdhan, suaminya, hilang terseret arus banjir.

ADVERTISEMENT

00:00
/
01:01
Truvid

Saat melintasi jalan yang digenangi banjir dengan arus deras sekitar pukul 02.30 WITA, mereka beserta sepeda motornya terseret arus ke arah rawa.

Bilal berhasil menyelamatkan diri lalu mencari pertolongan warga, yang kemudian melakukan pencarian.

Selain Nita, seorang warga Desa Dangin Tukadaya, bernama I Komang Oka Sudiastawa (38) juga meninggal dunia setelah terpeleset dan tenggelam di genangan banjir.

Nanda, keponakan korban mengatakan, pamannya itu mengecek banjir di sekitar rumahnya yang ketinggiannya mencapai pinggang orang dewasa.

“Kemungkinan terpeleset dan kepalanya terbentur sehingga tenggelam,” katanya.

Hujan lebat sejak Selasa (9/9/2025) menyebabkan banjir besar di sejumlah wilayah Kabupaten Jembrana.

Banjir besar juga menggenangi jalan raya Denpasar-Gilimanuk yang menyebabkan kemacetan panjang.

Di Kota Denpasar, puluhan prajurit TNI Kodam IX/Udayana dikerahkan untuk mengevakuasi warga terdampak banjir pada sejumlah tempat, Rabu pagi.