WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dominasi Marc Marquez akhirnya terhenti setelah sang adik, Alex Marquez, tampil luar biasa dan menjuarai balapan utama Grand Prix Catalunya yang digelar Minggu (7/9/2025). Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Marc yang sebelumnya mencatatkan 15 kemenangan beruntun, termasuk tujuh akhir pekan sempurna sejak GP Aragon.
Marc mengakui keunggulan sang adik di sektor-sektor krusial sirkuit Catalunya yang selama ini menjadi titik lemahnya.
“Dia sangat kuat di titik lemah saya, terutama di Tikungan 3, 13, 14, dan 9. Dia membalap dengan sangat baik, halus, motornya tidak banyak bergerak. Saya di belakangnya dengan kecepatan yang sama, tetapi saya bertarung melawan motor,” ungkap Marc dikutip dari laman Crash.
Meskipun berhasil menang di balapan sprint setelah Alex terjatuh saat memimpin, Marc harus puas finis kedua di balapan utama setelah gagal mengejar performa konsisten Alex yang tampil mulus sepanjang 24 lap.
Marc menambahkan bahwa dia sudah memperkirakan kekuatan sang adik sejak sebelum balapan.
“Saya sudah memperkirakan pada Kamis bahwa Alex akan menjadi pembalap yang harus dikalahkan. Dia sedang dalam performa bagus dan punya sejarah kemenangan di Catalunya, baik di Moto3 maupun Moto2,” katanya.
Marc bahkan sempat berusaha mengejar dengan memaksimalkan tikungan kiri, tetapi itu belum cukup.
“Saya mencoba mengompensasi di tikungan kiri, tapi hanya ada tiga tikungan kiri untuk memangkas jarak,” jelasnya.
Akhirnya, setelah beberapa kesalahan di lap-lap akhir, Marc memutuskan untuk tidak lagi memaksakan diri.

