Marino Sato menambahkan bahwa pilihan ban kering awalnya sempat diperdebatkan. “Kami diskusi panjang melalui radio. Keputusan itu memang terasa berisiko, tapi akhirnya terbukti tepat,” jelas Sato.
Kemenangan ini menjadi yang kelima bagi Sean di ajang WEC sepanjang kariernya, atau kedua di kelas LMGT3. Sebelumnya, ia mencatat tiga kemenangan di kelas LMP2 pada 2022 dan satu di Imola 2024. Putaran berikutnya FIA WEC akan digelar di Fuji, Jepang, pada 27 September mendatang, di mana Sato bertekad mengulang kesuksesan di hadapan publik tuan rumah. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







