WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Istiqlal, Kamis (4/9/2025), berlangsung khidmat dan penuh makna. Dalam ceramahnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan pentingnya kebersamaan demi menjaga persatuan bangsa di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
“Mari kita mengedepankan cinta pada masyarakat plural Indonesia ini. Sangat kita perlukan kebersamaan dan persatuan,” ucap Nasaruddin di hadapan ribuan jemaah yang memadati Masjid Istiqlal.
Nasaruddin menegaskan bahwa semua agama memiliki landasan yang sama: menjunjung tinggi cinta yang mulia. Menurutnya, persamaan ini sepatutnya ditonjolkan, bukan justru perbedaan yang bisa memecah belah masyarakat.
BACA JUGA:BASARNAS UNGKAP DRAMA EVAKUASI Heli Jatuh di Tanbu: Tebing 70 Derajat hingga Hutan Lebat Hambat!
“Mari kita menonjolkan persamaan satu sama lain, jangan sebaliknya, menekankan perbedaan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa cinta harus hadir di dalam hati setiap individu. Bila cinta sudah bekerja dalam hati dan pikiran, maka seluruh aspek kehidupan akan terasa indah.
“Jika cinta ada dalam hati, semuanya akan indah. Namun tanpa cinta, segala sesuatu bisa terlihat buruk,” lanjut Menag.
Acara peringatan Maulid ini juga dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya duduk di saf terdepan bersama sejumlah pejabat tinggi negara.
Tampak hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam merawat persatuan bangsa.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

