Lebih lanjut, upaya menerbangkan helikopter tambahan dari Batulicin sempat direncanakan. Namun, kondisi cuaca yang memburuk membuat operasi pencarian udara terpaksa ditunda.
Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor (BMKG), Ota Welly Talo, yang menyebutkan bahwa kondisi cuaca di lokasi pencarian sepanjang pagi hingga siang hari masih dilanda hujan dan visibilitas rendah.
“Kami juga menerima laporan bahwa drone milik pihak kepolisian yang sempat diterbangkan untuk pengamatan visual terpaksa ditarik kembali karena cuaca tidak memungkinkan,” lanjut Sudayana.
Basarnas memastikan bahwa seluruh kegiatan operasi SAR tetap mengedepankan prinsip keselamatan, baik bagi personel maupun peralatan. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan, termasuk dengan TNI AU dan para pilot helikopter, untuk memastikan kesiapan operasional dan mitigasi risiko selama operasi berlangsung.
“Kami sangat menjunjung tinggi aspek keselamatan. Jangan sampai operasi pencarian justru menimbulkan risiko baru,” tegasnya.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan potensi yang ada, baik dari darat maupun udara, sambil terus memantau perkembangan cuaca. Tim SAR Gabungan berharap pencarian hari ini dapat membawa hasil yang positif dan segera menemukan keberadaan pesawat beserta awaknya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







