Sementara itu, Ketua Asprov Jatim Ahmad Riyadh meminta masyarakat ikut menjaga nama daerah. “Jika aman dan tertib, Jatim bisa jadi contoh nasional. Tapi bila ada kericuhan, dampaknya bisa merusak investasi dan pariwisata,” kata Riyadh.
Dua laga internasional ini tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga etalase Indonesia di mata dunia. Harapan besar tertumpu pada Jatim sebagai gudang sepak bola dan simbol keamanan penyelenggaraan pertandingan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







