“Kami percaya satu sama lain, baik pemain maupun staf. Waktu persiapan memang minim, tetapi kemampuan individu mereka sudah teruji di level kompetisi tertinggi Korea. Kami akan bertarung sebagai sebuah tim,” tegas pelatih berusia 52 tahun itu.
Ia juga menyinggung perkembangan pesat sepak bola Asia Tenggara, termasuk Indonesia. “Saya melihat hampir semua tim di kawasan ini berkembang pesat. Itu menjadi tantangan tambahan bagi kami,” ungkap Min-sung.
Dengan komposisi lawan yang kompetitif, perjalanan Korea Selatan di Grup J akan jadi ujian konsistensi. Hasil pertandingan awal melawan Makau dan Laos diyakini bisa menentukan tensi laga penutup kontra Indonesia. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







