WARTABANJAR.COM, BARCELONA – Laut Mediterania bersiap menjadi saksi sejarah. Puluhan kapal dari berbagai negara resmi bergabung dalam Global Sumud Flotilla, aliansi internasional yang nekat menantang blokade Israel dengan membawa misi kemanusiaan menuju Gaza.
Seperti dilaporkan Al Jazeera, konvoi pertama terdiri dari puluhan kapal sipil kecil yang mengangkut aktivis, pekerja kemanusiaan, dokter, pelaut, hingga logistik bantuan darurat.
Barcelona Menuju Gaza
Kapal-kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Barcelona untuk selanjutnya bertemu armada lain di Tunisia. Gelombang kedua dijadwalkan berangkat pada 4 September 2025.
Misi ini disebut-sebut sebagai armada maritim terbesar yang pernah digerakkan untuk Gaza, dengan kekuatan lebih dari 50 kapal serta delegasi dari 44 negara yang bersatu dalam satu tujuan: mengirim bantuan langsung kepada warga Palestina di tengah blokade berkepanjangan.
Tantangan Blokade Israel
Global Sumud Flotilla berambisi menembus blokade Israel yang selama bertahun-tahun mencekik jalur suplai ke Gaza. Meski risiko konfrontasi sangat tinggi, para peserta menyatakan tekad bulat demi kemanusiaan.
“Kami sadar ini misi berbahaya, tapi dunia tidak boleh tinggal diam melihat penderitaan rakyat Gaza,” ujar salah satu aktivis sebelum keberangkatan.
Dukungan Internasional Meluas
Keberangkatan flotilla ini langsung mendapat sorotan media internasional. Banyak pihak menilai langkah ini sebagai simbol solidaritas global terhadap rakyat Palestina, sekaligus tantangan diplomatik baru bagi Israel.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

