WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nama Seyed Matin Hosseini Tolouti kini jadi sorotan setelah tampil gemilang di partai final Kejuaraan Dunia Voli U-21 Putra 2025. Pemain muda Iran itu menjadi aktor kunci kemenangan atas Italia dengan skor 3-1 (15-25, 25-18, 25-22, 25-14) pada laga puncak yang berlangsung di Jiangmen, China, Minggu (31/8) malam WIB.
Hosseini mencetak total 18 poin yang terbagi dari 10 pukulan mematikan (spike), 5 servis ace, dan 3 blok solid. Kontribusi besarnya bukan hanya membantu Iran bangkit setelah tertinggal di set pertama, tetapi juga menjaga dominasi Negeri Para Mullah di level junior dengan gelar ketiga mereka (2019, 2023, 2025).
Penampilan penuh percaya diri Hosseini terlihat jelas sejak set kedua. Setelah Iran kalah telak 15-25 di set pertama, pemain berusia 20 tahun itu langsung tampil agresif, mencetak poin penting yang membangkitkan mental rekan-rekannya. Servis kerasnya berulang kali membuat Italia kesulitan membangun serangan.
Dengan performa ini, Hosseini diyakini akan segera menembus tim senior Iran. Para pengamat bahkan menyebutnya sebagai penerus bintang voli Iran seperti Saeid Marouf dan Amir Ghafour, yang lebih dulu bersinar di level dunia.
Sementara itu, Italia harus puas dengan status runner-up, sedangkan Amerika Serikat meraih perunggu perdana mereka di ajang ini setelah mengalahkan Republik Ceko 3-0.
Kemenangan Iran lewat penampilan magis Hosseini menjadi bukti bahwa regenerasi pemain di Negeri Para Mullah terus berjalan konsisten. Jika terus berkembang, Hosseini berpotensi menjadi salah satu bintang besar voli dunia di masa depan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
