Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membela keputusan partainya yang menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya. “Keputusan ini bukan semata hukuman, tapi bentuk disiplin partai agar DPR tetap selaras dengan aspirasi masyarakat,” jelas Zulkifli.
Masyarakat kini menunggu tindak lanjut lebih jauh dari Badan Kehormatan DPR dan pemerintah untuk memastikan konsistensi kebijakan serta pengawasan yang lebih ketat pada para legislator. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar






