Pengamat sepak bola nasional, Bima Sakti, menilai kegagalan ini bisa menjadi bahan evaluasi besar. “Kekalahan dari Australia harus menjadi pelajaran penting. Jangan sampai berhenti di sini, karena pembinaan usia muda justru dimulai dari pengalaman seperti ini,” ungkapnya, Rabu (27/8).
Sementara pelatih Timnas Putri U-16, Timo Scheunemann, menekankan bahwa skuatnya sudah berusaha maksimal. “Para pemain sudah memberikan segalanya di lapangan. Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi mereka masih punya kesempatan untuk bangkit melawan Vietnam,” katanya.
Masyarakat sepak bola tanah air kini menantikan apakah Timnas Putri U-16 mampu menutup turnamen dengan kemenangan demi meraih podium ketiga, sekaligus menjaga optimisme menuju ajang-ajang berikutnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







