Hal ini mendorong terbentuknya kesadaran bersama akan pentingnya toga untuk kesehatan keluarga.
“Kami melihat semangat gotong royong di sini sangat tinggi. Ini penting karena Asman Toga bukan hanya soal menanam, tetapi juga bagaimana memelihara dan memanfaatkannya dengan benar,” jelasnya.
Harapan besar juga disampaikan agar desa ini terus mengembangkan inovasi yang telah ada dan menjadi percontohan bagi daerah lain.
“Kami ingin Desa Muara Jaya bisa menjadi lokomotif yang menggerakkan desa-desa lain untuk ikut melaksanakan program serupa,” katanya. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







