SURGA TERSEMBUNYI DI ATAS AWAN! Desa Juhu, Desa Tertinggi di Kalsel, Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki!

WARTABANJAR.COM, KANDANGAN – Bayangkan sebuah perjalanan panjang, dua hari satu malam, hanya dengan mengandalkan kaki dan semangat. Jejak langkah kita menembus hutan lebat Pegunungan Meratus, melewati sungai-sungai jernih, sambil ditemani suara burung Rangkong yang khas menggema dari kejauhan. Itulah pengalaman menuju Desa Juhu, sebuah desa di ketinggian 560 mdpl yang dijuluki desa tertinggi di Kalimantan Selatan.

Perjalanan terasa berat, tapi setiap sudut memberi hadiah indah: pepohonan raksasa yang menjulang, udara sejuk yang membelai wajah, hingga kabut tipis yang membuat kita serasa berjalan di atas awan. Setiap tapak kaki adalah cerita, dan setiap hembusan napas terasa lebih bermakna.

BACA JUGA:Bakul Fest 2025 Siap Guncang Banjarmasin! Festival Sebulan Penuh dengan Kuliner, Cosplay hingga Lomba Hafsi

Desa Juhu, sebuah desa di ketinggian 560 mdpl yang dijuluki desa tertinggi di Kalimantan Selatan.(@infobanjar.id)

Sesampainya di Desa Juhu, Kacamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kita akan disambut keramahan masyarakat Dayak Meratus. Mereka hidup selaras dengan alam, berladang secara tradisional, menanam padi gunung yang harum dan pulen, serta menghasilkan kayu manis dan aren yang melegenda. Hidup di sini sederhana, tapi penuh kebijaksanaan.

Ada satu kisah yang membuat desa ini istimewa: sebuah sekolah dasar sederhana yang diresmikan langsung oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2001. Di tengah keterpencilan, bangunan itu menjadi mercusuar harapan, membuktikan bahwa pendidikan bisa tumbuh di mana saja, bahkan di desa tertinggi sekalipun.

Baca Juga :   Bendungan Riam Kiwa Ditarget Rampung 2027, Pemprov Kalsel Harap Atasi 70 Persen Banjir

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca