WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pembalap MotoGP asal Australia, Jack Miller, mulai kehilangan kesabaran terhadap Yamaha. Kontraknya yang akan berakhir akhir musim 2025 belum juga menemui kejelasan, dan kini ia memberikan ultimatum kepada tim pabrikan asal Jepang itu.
Dalam wawancara dengan laman resmi MotoGP, Jumat (22/8), Miller berbicara terus terang. “Saya sudah lebih dari cukup sabar. Jika mereka menginginkan saya, ya mereka harus menunjukkannya. Jika tidak, berarti memang tidak,” ucap pembalap berjuluk Thriller Miller tersebut.
Situasi Miller makin rumit setelah Yamaha secara resmi mengumumkan perekrutan juara dunia dua kali World Superbike, Toprak Razgatlioglu, untuk musim 2026. Sementara kontrak rekan setimnya, Miguel Oliveira, juga akan berakhir tahun depan.
Meski performanya musim ini belum memuaskan—baru menempati posisi ke-17 klasemen sementara Miller menganggap dirinya masih punya kontribusi besar, terutama dalam pengembangan motor YZR-M1.
“Saya punya banyak informasi dan masukan untuk membantu mereka berkembang. Jika mereka tidak melihat nilai itu, saya paham, dan saya akan beralih ke sesuatu yang lain,” katanya lugas.
Miller juga mengungkap bahwa dirinya tidak hanya menunggu, tapi sudah menyiapkan opsi karier lain bila Yamaha tak segera membuat keputusan. “Tebakan Anda sama bagusnya dengan tebakan saya soal rencana mereka. Saya punya opsi lain, dan akan melanjutkan ke sana jika tidak ada keputusan dalam waktu dekat,” ujar Miller.
Dengan atmosfer perebutan kursi pembalap utama yang semakin ketat, Yamaha kini berada dalam tekanan besar. Jika tak segera bertindak, mereka bisa kehilangan satu lagi pembalap berpengalaman.

