Akademisi ULM Soroti Proyek Jembatan Sei Ulin: Kurang Kajian Menyeluruh, Timbulkan Dampak Sosial-Ekonomi

“Perencanaan yang inklusif, partisipatif, dan transparan adalah kunci agar pembangunan tidak menimbulkan konflik baru di masyarakat,” paparnya.

‎Lebih lanjut, Dr. Akbar merekomendasikan agar setiap proyek infrastruktur didahului oleh studi sosial-ekonomi dan lingkungan yang menyeluruh.

‎Selain itu, mekanisme pencegahan dan kompensasi bagi warga terdampak harus disiapkan dengan matang, termasuk evaluasi lintas sektor secara berkala.

‎”Dengan begitu, solusi yang diambil tidak hanya bersifat reaktif, tapi juga mampu menjawab kebutuhan jangka panjang,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu