WARTABANJAR.COM, BARABAI – Malam perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Banua Binjai, Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST) berlangsung super meriah. Ratusan warga tumpah ruah memenuhi area desa untuk menyaksikan keseruan lomba panjat pinang, Minggu (17/8/2025) malam. Panitia menyiapkan enam batang pinang, dengan rincian satu batang dipanjat siang hari dan lima batang pada malam hari. Sebanyak 26 peserta terbagi dalam enam tim masing-masing enam orang, saling bahu-membahu mendaki batang pinang licin demi memperebutkan hadiah yang menggoda di puncak. Pembakal Desa Banua Binjai, Adriansyah, menegaskan bahwa panjat pinang bukan hanya hiburan rakyat, tetapi juga simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. BACA JUGA:HEBOH! ASN Banjarmasin Histeris Ikut Lomba Tradisional Meriahkan HUT ke-80 RI di Balai Kota “Merdeka itu tidak datang cuma-cuma, bukan hadiah, melainkan hasil kerja keras dan pengorbanan para pejuang dengan air mata, harta, bahkan nyawa,” ujarnya penuh semangat. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tak hanya bersuka cita, tapi juga meneladani semangat perjuangan para pendahulu. “Bangsa yang benar-benar merdeka dan makmur adalah bangsa yang tahu menghargai jasa pejuangnya,” tambahnya. Tak hanya itu, Adriansyah juga mengajak warga untuk selalu menjaga persatuan di tengah keberagaman. “Meski berbeda suku, bahasa, dan agama, kita tetap satu Indonesia. Momentum 17 Agustus ini harus jadi pengingat pentingnya kebersamaan,” tegasnya. Hadiah yang diperebutkan pun beragam, mulai dari peralatan rumah tangga hingga kebutuhan sehari-hari, hasil dukungan warga RT 1–10 serta sejumlah perusahaan sponsor. Kekompakan warga makin terasa karena semua pihak bergotong royong, baik tenaga, materi, maupun ide kreatif. “Kami berterima kasih kepada semua sponsor dan warga yang ikut membantu. InsyaAllah tahun depan lebih banyak, lebih meriah, dan lebih kompak. Bahkan kami kaget, ternyata penontonnya sangat ramai,” pungkas Adriansyah.(wartabanjar.com/Adew) editor: nur muhammad