Usai apel, acara dilanjutkan dengan pawai obor mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Marabahan. Pawai obor tersebut menjadi simbol semangat perjuangan dan pengabdian dalam mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Pada kesempatan ini tidak ada sambutan dari Bupati Batola H Bahrul Ilmu.
Rangkaian kegiatan berjalan sederhana namun penuh makna, menekankan pada kekhidmatan serta semangat kebersamaan untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur.
Apel Taptu menjadi salah satu tradisi tahunan yang digelar setiap malam 17 Agustus, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barito Kuala.
(Wartabanjar.com/Aa)
Editor Restu







