Ini Motif Pelaku Pembobolan Minimarket di Tanah Laut

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Satu dari dua tersangka pembobolan minimarket di Tanah Laut, AS, mengungkapkan motif di balik aksi kejahatannya.

Dalam wawancara eksklusif, AS mengaku terpaksa melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi dan untuk membayar cicilan bulanan.

AS, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tebas di perkebunan sawit, mengaku tidak memiliki riwayat kebiasaan mencuri. “Enggak (kebiasaan),” jawabnya singkat.

Baca Juga

Waspada Sebentar Lagi Fase 2 Banjir Rob Bakal Rendam Banjarmasin

Ia mengatakan, aksi pembobolan yang dilakukan bersama rekannya, MM, merupakan jalan pintas saat dirinya berada dalam kondisi terdesak.

“Bayar bulanan dan kebutuhan sehari-hari,” ungkap AS.

Ia menjelaskan bahwa dirinya memiliki tanggungan cicilan pembiayaan bank, bukan pinjaman online (pinjol). Puncaknya, ia terdesak saat motornya akan disita oleh pihak penagih.

“Kemarin itu motor saya mau disita kan jadi kepepet,” tambahnya.

AS bersama MM melakukan pencurian dengan cara membobol atap toko pada malam hari. Barang-barang yang dicuri, seperti rokok premium, produk perawatan tubuh, dan kosmetik, kemudian dijual untuk mendapatkan uang.

Keuntungan dari hasil kejahatan tersebut digunakan untuk menutupi kebutuhan dan melunasi utang.

Di akhir wawancara, AS menyampaikan penyesalannya.

“Iya saya minta maaf,” ucapnya.

Kini, AS dan MM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (Wartabanjar.com/Gazali)

Baca Juga :   Misterius! Dua Warga Diduga Hilang Tanpa Jejak di Hutan Kotabaru, Netizen Singgung Gerbang Saranjana

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca