“Keren banget Dr Tompi, sebut dia tampan dan berani!”
“Nah, ini baru musisi sejati. Main musik tanpa ribet royalti.”
“Mas Tompi dan Sandy Sandoro, kalau denger suara mereka tuh nyentuh hati banget.”
Tak sedikit pula yang membandingkan sikap Tompi dengan musisi lain yang masih ketat soal hak cipta. Ada yang menyindir, ada pula yang berharap tren ini diikuti banyak artis.
Langkah Tompi dinilai sebagai angin segar di tengah pro-kontra royalti musik di Indonesia. Sikapnya ini bisa menjadi titik balik hubungan antara pencipta lagu dan penikmatnya—setidaknya sampai “pengumuman selanjutnya” keluar dari sang dokter bersuara emas ini.(Wartabanjar.com/mood.jakarta/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






