WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pertarungan sengit di Stadion Utama Sumatera Utara pada Selasa (12/8) berakhir dengan kemenangan telak Mali 5-1 atas Uzbekistan di Piala Kemerdekaan 2025. Sorotan tajam tertuju pada performa luar biasa N’Djicoura Raymond yang mengemas tiga gol sekaligus.
Ajang Piala Kemerdekaan 2025 menjadi panggung unjuk kemampuan bagi tim-tim muda dari berbagai negara, termasuk Mali dan Uzbekistan. Sejak peluit pertama, Mali tampil menekan dan menunjukkan penguasaan bola di atas 60 persen, yang berujung pada lima gol spektakuler.
Gol pembuka dilesakkan Mahamadou Traore memanfaatkan peluang di depan gawang, diikuti brace cepat dari N’Djicoura Raymond pada menit ke-34 dan menit ke-41 melalui kombinasi umpan Ibrahim Diakte. Babak kedua, Mali menambah dua gol lagi, masing-masing lewat Diakte di menit ke-50 dan sundulan Raymond di menit ke-60 yang membuat Uzbekistan tertinggal jauh.
Pelatih sepak bola junior Asia, Arman Fauzi, menilai kemenangan ini bukan sekadar soal skor besar. “Mali menunjukkan disiplin taktik dan efektivitas penyelesaian akhir yang jarang dimiliki tim usia muda. Uzbekistan perlu evaluasi besar-besaran,” jelas Arman kepada RRI, Selasa (12/8).







