WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Legenda tinju asal Filipina, Manny Pacquiao, kembali memicu spekulasi dunia tinju setelah menyatakan minat untuk turun lagi ke ring pada 2025. Meski sudah pensiun sejak 2021, petinju berjuluk Pacman itu tampaknya belum sepenuhnya meninggalkan hasrat bertarung.
Pacquiao, yang kini berusia 46 tahun, terakhir bertarung melawan Yordenis Ugas pada Agustus 2021. Kekalahan angka tersebut membuatnya memutuskan gantung sarung tinju. Namun, dalam beberapa wawancara terbaru, ia mengaku masih memiliki motivasi besar untuk memberi satu laga terakhir bagi para penggemarnya.
Spekulasi pun bermunculan soal siapa lawan yang ideal bagi Pacquiao jika comeback benar-benar terwujud. Sejumlah nama mulai dari Mikey Garcia, Amir Khan, hingga duel eksklusif melawan juara dunia seperti Terence Crawford atau Errol Spence Jr. menjadi bahan pembicaraan.
Analis tinju Asia, Ramon Morales, menilai comeback Pacquiao sebaiknya diarahkan ke laga eksibisi atau super fight melawan lawan yang memiliki nilai jual tinggi.
“Di usianya sekarang, Pacquiao tetap punya daya tarik global. Pertarungan melawan nama besar akan lebih menarik ketimbang mengejar gelar dunia,” ujar Morales.
Sementara itu, penggemar di media sosial tampak terbelah. Sebagian mendukung penuh rencana comeback tersebut, sementara lainnya khawatir soal risiko kesehatan.
Meski begitu, Pacquiao dikenal sebagai sosok yang tak mudah mundur. Jika rencana ini berjalan, dunia tinju dipastikan akan menantikan momen “last dance” sang legenda di 2025. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
