Mahasiswa Asia Tenggara Jadi Relawan World Games 2025, Bawa Misi Persahabatan Global

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ajang The World Games 2025 di Chengdu, Provinsi Sichuan, China, yang berlangsung 7–17 Agustus, menjadi sorotan internasional. Bukan hanya karena kemegahan acaranya, tetapi juga hadirnya mahasiswa Asia Tenggara yang menjadi relawan dan duta budaya.

Universitas Chengdu mengirim lebih dari 580 mahasiswa relawan, termasuk empat mahasiswa internasional, untuk mendukung pelaksanaan pesta olahraga tersebut. Mereka menjalani pelatihan keterampilan dan protokol resmi, mulai dari pelayanan atlet hingga pendampingan media. Peran ini didanai dan difasilitasi kampus sebagai bagian dari dukungan terhadap event berskala dunia, sekaligus memperkuat hubungan budaya antarnegara.

Salah satu relawan, Nguyen Thi Phuong Hoa (23) dari Vietnam, bertugas sebagai penerjemah di Kampung Atlet. Selama lima tahun menempuh pendidikan seni di Chengdu, Hoa mengaku menemukan kenyamanan dan kedekatan budaya dengan masyarakat setempat. “Ini kesempatan berharga untuk mendukung ajang internasional sekaligus mempererat hubungan lintas budaya,” tutur Hoa, Sabtu (9/8/2025).

Ong Xinning (21) asal Malaysia juga membawa cerita inspiratif. Mahasiswa pecinta konten kreatif ini terpilih sebagai pembawa obor ke-44 dalam estafet The World Games setelah karyanya tentang pengrajin naga bambu viral di media sosial. “Membawa obor bukan sekadar seremoni, tetapi wujud semangat persatuan dan persahabatan global,” ucap Ong dengan bangga.