WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- BPBD Kota Banjarmasin pada Minggu (10/8/2025), merilis identitas warga Kampung Hijau, Sungai Bilu, yang terisolasi akibat ambruknya jembatan titian di wilayah tersebut, tepatnya di RT 2.
Menurut data mereka, ada 15 KK atau keluarga yang terdampak musibah ini, yaitu akses keluar masuk rumah mereka terhalang oleh ambruknya jembatan itu.
Data tersebut bersifat sementara, berdasarkan hasil pendataan BPBD Kota Banjarmasin pada Rabu (6/8/2025) pukul 18.21 Wita.
Berikut ini data para korban:
Di RT. 2, masih ada akses jalan sementara:
- Dardiansyah: 1 KK, 2 jiwa
- Suhai: 1 KK, 5 jiwa
- Rahmat: 1 KK, 1 jiwa
- Abdulah: 1 KK, 5 jiwa
- Tajudinnor: 1 KK, 2 jiwa
Tidak ada akses jalan/terputus total:
- H. Kusasi: 1KK, 1 jiwa
- Syahruji: 1 KK, 4 jiwa
- Asmanah: 1 KK, 2 jiwa
- Penyewa: 1 KK, 2 jiwa
- Nurdin: 1 KK, 2 jiwa
- Syahmarudin: 1 KK, 4 jiwa
- Hafizi: 1 KK, 4 jiwa
- Supiani: 1 KK, 4 jiwa
Bagikan Makanan
Selain melakukan evakuasi, pada Rabu (6/8/2025) lalu, tim gabungan dari berbagai pihak juga membagikan makanan siap saji ke para korban terdampak.
Sejumlah petugas mendatangi rumah para korban menggunakan perahu karet untuk mendistribusikan makanan.
BACA JUGA: Gugur sebagai Pahlawan, Jasad Pratu ANM Yahya Sampai di Rumah Duka
Ambruk 80 Persen
Peristiwa ambruknya jembatan titian tersebut terjadi di Jalan Titian Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin beberapa hari lalu.
Menurut data BPBD, jembatan tersebut ambruk sekitar 80 persen, menyebabkan beberapa rumah warga di sekitarnya terisolasi sebab akses keluar masuk mereka hanya melalui jembatan itu sehingga menyulitkan aktifitas harian mereka.

