Ada beberapa warga yang terjebak di rumah karena satu-satunya akses keluar hanyalah melalui jembatan tersebut.
Rizkan menjelaskan, kondisi jembatan sudah lama mengkhawatirkan.
Struktur awal yang terbuat dari kayu ulin pernah diganti menjadi cor beton sekitar 10 tahun lalu, namun karena faktor abrasi di bantaran Sungai Bilu membuat fondasinya tidak lagi kuat menopang beban.
“Cor-coran ini memang lebih berat dibanding ulin. Ditambah tanah terus tergerus abrasi, akhirnya jembatan cepat ambruk,” jelasnya.
Informasi terkait insiden ini telah disampaikan ke pihak kelurahan, kecamatan, hingga Pemerintah Kota Banjarmasin untuk segera ditangani. (Ramadan)
Editor: Yayu







