Makna Salat Hajat dan Batamat Al Quran di Rangkaian Hari Jadi Provinsi Kalsel

Menurutnya, ketenangan batin dan arah spiritual yang jernih menjadi kebutuhan utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan bermartabat.

“Kita boleh membangun jalan tol, pelabuhan, kawasan industri. Tapi kalau anak-anak kita jauh dari nilai Al-Qur’an, maka semua itu akan rapuh,” tegas Syarifuddin

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memohon perlindungan Allah SWT agar Banua Kalimantan Selatan dijauhkan dari bencana, perpecahan, serta lunturnya nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan karena tidak hanya memperkuat ikatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana membangun ukhuwah dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Di akhir sambutannya, Syarifuddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, para alim ulama, qari dan qariah, serta seluruh jamaah yang hadir.

“Mudah-mudahan, acara ini menjadi berkah bagi kita semua. Menjadi penguat iman, pemersatu ukhuwah, serta penumbuh semangat untuk terus menebarkan kebaikan dan cinta damai,” tutupnya. (MC Kalsel)

Editor Restu