Enggan Pelaihari Jadi ‘Kota Kotor’, Bupati Tanah Laut Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto mengajak warga untuk lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan baik, sebagai persiapan menghadapi penilaian Adipura yang akan datang.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri acara tentang program Adipura dan penargetan pengelolaan sampah 100% pada tahun 2029 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (4/8/2025).

Bupati mengatakan, predikat Adipura terbaik adalah Kencana, tentunya tidak bisa dicapai secara serta merta, namun memerlukan proses panjang.

“Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk berkomitmen mewujudkan pengelolaan sampah yang baik dan kebersihan lingkungan yang memadai,” imbaunya.

Sementara di acara tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup memperingatkan bahwa daerah dengan kinerja pengelolaan sampah yang rendah akan diberikan predikat “Kota Kotor.”

Dalam pemaparannya di acara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol, mengungkapkan bahwa data saat ini menunjukkan sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbesar, mencapai 50,78%.

Ia menjelaskan bahwa target pada tahun 2030 adalah mengurangi dampak buruk kota terhadap lingkungan per kapita, dengan fokus khusus pada kualitas udara dan sampah perkotaan.