Strategi penurunan stunting mengacu pada aksi konvergensi, penguatan data sasaran, dan intervensi terhadap 31 indikator layanan utama.
Sementara itu, Ketua Yayasan Rumah Pena BerAksi, Andrianto Mokodompit, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Tanah Bumbu dalam upaya penanganan stunting melalui kerja sama yang telah disepakati.
BACA JUGA: Buaya Kembali Muncul di Sungai Jembatan Kuranji
“Dengan penuh rasa syukur dan bangga, kami menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati, Andi Rudi Latif, atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bagian dari upaya penanganan stunting di Tanah Bumbu,” ungkapnya.
Dia menegaskan bahwa pihaknya memandang amanah ini sebagai tanggung jawab besar untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, berdampak nyata, serta dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Yayasan Rumah Pena BerAksi untuk terus bersinergi, tidak hanya dengan pemerintah, tetapi juga dengan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.
“Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan gerakan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua unsur masyarakat. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi Tanah Bumbu yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Rel)
Editor: Yayu







