211 Santri di Tanah Laut Ikuti Prosesi Wisuda dan Khataman Al-Quran

“Tugas utama kalian adalah belajar—baik ilmu agama maupun umum,” tegasnya.

Hairul Rijal juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat sinergi antara keluarga, masyarakat, dan lembaga keagamaan.

“Kami mohon maaf jika belum bisa memberi yang terbaik, namun keikhlasan ustadz-ustadzah adalah fondasi utama mencetak generasi emas 2045,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tanah Laut memberikan santunan kematian kepada dua ahli waris peserta aktif, sebuah bentuk perlindungan bagi para pendidik agama.

Selain itu, ada 20 santri terbaik yang mendapatkan penghargaan khusus atas prestasi mereka selama belajar mengaji.

Wisuda ini menunjukkan bahwa kolaborasi dalam pendidikan Al-Qur’an adalah investasi berharga untuk masa depan bangsa. (Gazali)

Editor Restu