“Saya titip tiga prinsip utama transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Libatkan masyarakat, laporkan secara terbuka, dan kelola dana dengan tanggung jawab,” pesannya.
Sebagai penutup, Ismail Fahmi menyampaikan harapannya agar desa bisa menjadi motor penggerak kemajuan daerah, dengan harapan bahwa “Jika desa kuat, Bumi Tuntung Pandang akan maju.
Mari jadikan dana desa sebagai alat perubahan menuju kesejahteraan, bukan sumber persoalan.”
Kegiatan ini turut dihadiri oleh narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Plt Inspektur, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta para camat dan aparat desa.(gazali)
Editor Restu
