WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Barito Putera menunjukkan ketangguhan jelang musim baru kompetisi Super League 2025/2026. Dalam dua laga uji coba yang digelar di Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, tim berkostum kuning ini berhasil menahan imbang kedua tim BRI Super League yang mereka hadap yakni klub tuan rumah PSIM Yogyakarta dan tim Madura United dengan skor identik 0–0. Hasil ini memperlihatkan bahwa Laskar Antasari sudah siap menyambut kompetisi penuh tekanan.
Pelatih Madura United, Alfredo Vera, mengakui lini serangnya belum tajam meski tim mulai membentuk pola permainan yang diharapkan. Ia menyebut dua hasil imbang tanpa gol menjadi alarm, menandakan perlunya evaluasi khusus di sepertiga akhir lapangan. Fokus utama mereka ke depan adalah meningkatkan kreativitas serta ketajaman penyelesaian akhir.
Bagi Barito Putera, hasil ini sangat positif. Menghindari kekalahan dalam uji coba menghadapi tim-tim Liga 1 menandakan kesiapan mental dan fisik pemain. Meski tak mencetak gol, soliditas lini pertahanan mereka patut mendapat acungan jempol. Percayalah, menjaga clean sheet setidaknya di dua pertandingan bukan hal mudah!
Hasil uji coba menjadi kado semangat bagi suporter dan pemain jelang bergulirnya musim baru. Meski hasilnya bukan kemenangan, tim Barito Putera menunjukkan bahwa mereka bukan lawan enteng. Daya juang dan fokus selama 90 menit menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan kompetisi yang legit.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada kesiapan Barito Putera menghadapi Liga 1 musim baru. Dengan evaluasi mulai dari ujung-ujung permainan hingga strategi defensif, tim pelatih diyakini mampu memperbaiki performa. Momen imbang ini menjadi tanda bahwa perjuangan di Super League akan diwarnai dengan pertarungan sengit dari Laskar Antasari. (berbagai sumber/aar)

