‎Sengketa Tanah Belum Usai, SDN 2 Laura Gunakan Aula untuk Belajar

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – SDN 2 Landasan Ulin Utara (Laura), Banjarbaru, tengah menghadapi tantangan keterbatasan ruang kelas, khususnya untuk siswa kelas 3, akibat adanya sengketa tanah yang terjadi.

‎Dinas Pendidikan bersama para orang tua sepakat proses belajar mengajar tetap berjalan.

‎Kepala SDN 2 Laura, Nurdin mengungkapkan, pihak sekolah telah menerima bantuan berupa satu set meja dan kursi sebanyak 28 unit dari Dinas Pendidikan.

Baca Juga

Mantan Brand Manager PT Pos Gelapkan Miliaran Rupiah, Korupsi Guncang Kantor Pos Pelaihari dan Batutungku!


‎”Dinas juga berencana menambah bantuan untuk tiga rombongan belajar lagi pada Oktober 2025 mendatang melalui anggaran perubahan (ABT),” jelasnya, saat ditemui awak media, Kamis (31/7/2025) siang.

‎Sebagai solusi sementara, sekolah memanfaatkan aula untuk kegiatan belajar kelas 3. Keputusan ini diambil setelah para orang tua menolak sistem belajar bergilir atau shift pagi-siang yang sebelumnya diberlakukan selama lima tahun.

‎”Akhirnya kami sepakati untuk semua belajar di pagi hari saja, dan Alhamdulillah semua pihak mendukung,” ungkap Nurdin.

‎Terkait kondisi sarana, pihak sekolah juga meminjam sementara meja dan kursi dari sekolah lain untuk memenuhi kebutuhan ruang darurat tersebut.

‎”Ini hanya solusi awal sambil menunggu pembangunan ruang kelas baru oleh Dinas Pendidikan setelah persoalan sengketa tanah selesai,” tambah Nurdin.

‎Nurdin juga menyebutkan rata-rata jumlah siswa di setiap rombel kelas 3 berkisar antara 24 hingga 26 siswa. Meskipun kondisi belum ideal, proses belajar mengajar tetap berjalan aktif sesuai jadwal dan tidak mengalami kendala berarti.

‎”Guru tersedia, siswa juga semangat belajar, dan semuanya bisa menyesuaikan,” ujarnya.

‎Sementara itu, untuk siswa kelas 1 dan 2, sistem belajar bergilir masih diberlakukan karena keterbatasan ruang. Kelas 1 masuk pagi hingga pukul 10.30, dilanjutkan oleh kelas 2 hingga pukul 13.30.

‎Nurdin berharap penyelesaian masalah lahan dan pembangunan ruang kelas dapat segera direalisasikan. “Insya Allah setelah urusan lahan selesai, Dinas Pendidikan akan membangunkan delapan ruang kelas baru untuk memenuhi kebutuhan kekurangan di sekolah kami,” tutupnya. (IKhsan)

Baca Juga :   Damkar Tanah Laut Tanamkan Keterampilan Penyelamat Bagi Siswa SD Alam Bambu Hijau

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca