BACA JUGA: Rawan Karhutla! 143 Titik Panas ada di Kalimantan
“Semua kegiatan tentu membutuhkan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Yang kami lakukan saat ini adalah untuk kebaikan masyarakat,” imbuh Djoko.
Sementara itu, Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, Yudho Shekti Mustiko, menyoroti empat langkah strategis yang dibahas dalam rakor tersebut.
Di antaranya adalah pembahasan penanganan wilayah ring 1 di Landasan Ulin, penetapan status siaga provinsi, pelaksanaan apel siaga Karhutla, dan usulan pelaksanaan teknologi modifikasi cuaca.
”Keempat hal ini merupakan bagian dari langkah antisipatif. Meski status siaga belum bisa diajukan ke BMKG, namun persiapan harus dimatangkan sejak dini,” ujar Yudho. (IKhsan)
Editor: Yayu







