Secara keseluruhan, dari 253 SD yang ada di HST terdiri dari sekitar 148 SD negeri dan 5 SD swasta hanya 51 sekolah yang terpenuhi kuotanya.
“Sehingga lebih dari 79 persen sekolah mengalami kekurangan pendaftar,” jelas Miseran
Menurutnya penurunan jumlah pendaftar ini dipengaruhi banyak faktor.
“Mulai dari rendahnya angka kelahiran, urbanisasi, hingga kecenderungan orang tua memilih sekolah unggulan di kota,” ungkap Miseransyah
Di sisi lain, sebagian besar SD di perkotaan bahkan kelebihan pendaftar, menciptakan ketimpangan yang makin lebar antara sekolah kota dan desa.
Dinas Pendidikan berkomitmen akan melakukan evaluasi besar-besaran. Selain rasionalisasi sekolah, juga akan dilakukan peningkatan fasilitas dan tenaga pendidik di daerah pinggiran.
“Sosialisasi SPMB akan lebih diintensifkan, serta pemanfaatan teknologi untuk monitoring data akan dioptimalkan,” pungkasnya. (Adew)
Editor Restu







