WARTABANJAR.COM, ZHOUHAI – Topan Wipha menerjang wilayah selatan Tiongkok dengan kekuatan dahsyat pada Minggu hingga Senin (20–21 Juli 2025), menyebabkan kekacauan di berbagai kota. Salah satu video dramatis yang beredar luas di Instagram memperlihatkan momen langit Zhuhai berubah gelap secara tiba-tiba, membuat banyak pengguna internet panik dan ketakutan.
Badai tropis yang sebelumnya mengamuk di Hong Kong ini telah memaksa ratusan orang mengungsi, merobohkan pepohonan, menutup destinasi wisata, dan membatalkan ratusan penerbangan. Menurut laporan Reuters, keaslian video telah diverifikasi melalui pencocokan elemen bangunan, lanskap kota, hingga data satelit.
Pada 20 Juli, Hong Kong menjadi korban pertama keganasan Wipha. Disneyland ditutup, lebih dari 250 warga terpaksa dievakuasi, dan puluhan lainnya mengalami luka-luka ringan akibat pohon tumbang dan puing beterbangan.
Memasuki 21 Juli, topan melaju ke arah selatan daratan Tiongkok, melanda wilayah Guangdong termasuk Zhuhai, Yangjiang, Zhanjiang, hingga Maoming. Meski kekuatannya menurun menjadi badai tropis, dampaknya tetap mengerikan: banjir bandang, tanah longsor, dan gangguan aktivitas warga meluas hingga ke provinsi Fujian.
Rekaman video yang menampilkan awan hitam menggelayut di atas kota disertai suara angin menderu telah viral dan menuai berbagai reaksi. Banyak yang meragukan keaslian video, namun sebagian lainnya justru cemas badai akan menghampiri kota tempat tinggal mereka.

