Harganas 2025: Tanah Laut Lawan Stunting & Pernikahan Dini, Keluarga Kuat Jadi Kunci Indonesia Berjaya!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Balairung Tuntung Pandang, Tanah Laut, tampak semarak pada Selasa (22/7/2025). Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 menjadi magnet perhatian publik, tidak hanya sebagai ajang seremonial, tetapi juga sebagai panggung penting untuk menyerukan peran keluarga kuat sebagai pondasi kemajuan bangsa.
Mengusung tema nasional “Dari Keluarga untuk Indonesia”, acara ini menyoroti isu-isu krusial yang tengah dihadapi Tanah Laut, seperti stunting, pernikahan usia dini, hingga ketimpangan sosial.
Diselenggarakan oleh DP3AP2KB Tanah Laut, kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat penting, mulai dari Bupati H. Rahmat Trianto, Wakil Bupati H. Zazuli, hingga Ketua TP PKK Hj. Dian Rahmat, serta seluruh perwakilan SKPD dan tokoh masyarakat.
Kepala DP3AP2KB, Maria Ulfah, S.Psi, selaku ketua pelaksana, memimpin jalannya acara dengan penuh antusias. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati dan dilanjutkan dengan pembagian penghargaan lomba, sertifikat, piala, hingga doorprize, yang menambah semarak suasana.
BACA JUGA:VIDEO – Kecewa Pisang Seharga Rp101 Miliar Dimakan Pengunjung, Cattelan: Harusnya Lakban Juga Ikut Dimakan
Bangun Bangsa Dimulai dari Meja Makan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Zazuli menegaskan bahwa keluarga bukan hanya ruang privat, tetapi benteng pertama pendidikan karakter dan moral generasi.
“Keluarga adalah unit kecil, tapi punya kekuatan besar dalam membentuk perilaku dan nilai-nilai kebangsaan. Keluarga harmonis dan berkualitas akan melahirkan masyarakat unggul,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Harganas adalah pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Stunting & Pernikahan Dini Jadi Alarm Serius
Meski peringatan berlangsung meriah, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut tak menutup mata terhadap tantangan serius yang dihadapi daerah, seperti tingginya angka stunting dan praktik pernikahan dini yang masih terjadi.
“Kami tidak tinggal diam. Program pembinaan keluarga, kesehatan ibu dan anak, pendidikan usia dini, hingga penguatan ekonomi keluarga terus kami dorong,” tegas H. Zazuli.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan keluarga yang matang agar kualitas hidup masyarakat meningkat secara merata.
Momentum Harganas ini menjadi seruan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kembali menengok ke dalam rumah masing-masing—tempat lahirnya karakter, harapan, dan masa depan bangsa.
“Keluarga kuat adalah kunci Indonesia berjaya,” begitu pesan Bupati H. Rahmat dalam kesempatan tersebut.
Dengan komitmen bersama, diharapkan Tanah Laut mampu melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing di tengah tantangan zaman.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur muhammad