WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Indonesia U23 benar-benar tampil dominan sejak kick‑off. Statistik penguasaan bola menunjukkan Garuda Muda memegang 67% penguasaan, sementara Filipina hanya 33%.
Itu nggak cuma angka terlihat jelas di lapangan: lini tengah intens pressing, umpan-umpan cepat Arjuna, dan Rayhan Hannan terus bikin pertahanan lawan kerja ekstra.
Gol Penentu Lewat Deflasi Lawan
Gol tunggal di laga ini datang dari aksi defensif Filipina sendiri: bunuh diri Jaime Rosquillo di menit ke-23 setelah menahan crossing Robi Darwis. Bola malang itu masuk ke gawangnya sendiri dan jadi satu-satunya gol penentu kemenangan Indonesia.
On‑Targetnya Garuda, Bekuk Filipina
Indonesia tercatat 7 tembakan tepat sasaran, sedangkan Filipina cuma 1 menegaskan agresivitas serangan Garuda. Mereka tampak nggak kasih ruang buat balik menyerang. Meski Filipina sesekali punya peluang, ketangguhan lini belakang Indonesia tetap solid.
Bukan Duel Kasar, Tapi Kompetitif
Menariknya, keduanya tercatat sama-sama lakukan 7 pelanggaran menandakan duel tetap fair play. Tidak ada kartu merah maupun insiden panas berlebihan. Walau intensitas tinggi, semangat sportifitas tetap dijaga oleh dua tim.
Semifinal Semakin Dekat
Dengan hasil 1‑0 ini, Indonesia meraih enam poin dari dua laga grup A (menyusul kemenangan 8‑0 atas Brunei). Kemenangan atas Filipina mengokohkan posisi mereka di puncak grup dan mendekatkan tiket ke semifinal Piala AFF U23, asalkan bisa terus stabil di laga terakhir. (berbagai sumber/aar)
Editor: Andi Akbar
