Terkait dengan posisi sejumlah Kepala Dinas yang masih kosong, Muhidin menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel akan melakukan lelang jabatan.
“Jabatan SKPD yang kosong akan kita lelang, kita juga akan lihat hasil uji kompetensinya. Kami akan pilih secara selektif, sesuai dengan kinerja yang diberikan,” jelasnya.
Adapun Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik dan dikukuh hari ini antara lain, Sri Mawarni dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB, kini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel.
Kemudian, Khusnul Hatimah dari Staf Ahli Bidang Masyarakat dan SDM , kini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB. Sulkan dari Kepala Dinas Perdagangan kini Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Berikutnya, Ahmad Bagiawan dari Asisten Administrasi Umum, kini Kepala Dinas Perdagangan. Rospana Sopian dari Kepala Biro Umum kini Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
Lalu, Ariadi Noor, dari Kepala Bappeda kini menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Galuh Tantri dari Kepala Biro Organisasi, ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Rusma Khazairin dari Wadir RSUD Ulin kini Kepala Biro Organisasi, Diauddin yang sebelumnya Direktur RSUD Ulin Banjarmasin kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan.
Muhammad Farhani dari Kepala Biro Perekonomian menjadi Kepala Dinas Sosial. Selanjutnya, Miftahul Chair dari Kepala BPKAD kini menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
Dinansyah dari Kepala BKD kini menjabat Asisten Administrasi Umum. Sedangkan Taufik Hidayat dari Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, kini menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.

